Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 H, Yayasan Al-Jihad Ketapang menggelar beberapa event yang menampilkan kemampuan akademik dan non-akademik santri. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 22 Juni s.d 05 Juli 2025 di Halaman Yayasan Islamiyah Al-Jihad Ketapang.
Kegiatan meliputi Haflatul Imtihan, yang terdiri dari Pentas Seni dan Bakat Santri, Demonstrasi Baca Kitab Santri, serta Ujian Tertulis dan Ujian Lisan Pondok Pesantren. Selain itu, juga dilaksanakan Pawai Ta’aruf Santri bernuansa Islami dengan konsep Pakaian Adat yang digunakan oleh santri.
Dalam sambutannya, Ahad (29/06/2025), Ketua Yayasan Islamiyah Al-Jihad Ketapang Drs. H. Satuki Huddin, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas santri, serta dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.
“Alhamdulillah, saya sangat senang melihat antusiasme dan kemampuan santri dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi santri untuk terus meningkatkan kemampuan dan kreativitasnya,” ujarnya.

Pembagian hadiah bagi peserta pawai dengan busana atau kostum yang unik dan menarik
Kegiatan ini, lanjut Satuki diharapkan dapat meningkatkan kemampuan akademik dan non-akademik santri, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi.
“Hari ini, kita berkumpul dengan semangat yang sama untuk menjadikan lembaga pendidikan ini sebagai momentum untuk hijrah menjadi lembaga yang lebih baik, profesional dan berintegritas,” katanya.
Dikatakan, sebagai lembaga pendidikan, pihaknya memiliki tanggung jawab besar untuk memberantas kebodohan dan kemiskinan melalui pendidikan yang kita peroleh dari lembaga ini.
Yayasan Al-Jihad berjuang untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga dapat menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berkontribusi pada pembangunan masyarakat.

Peserta Pawai Ta’aruf, seluruh jenjang pendidikan di Al-Jihad Ketapang
“Kita tidak hanya berjuang untuk kemajuan lembaga pendidikan Al-Jihad saja, tapi juga harus melibatkan semua unsur, termasuk masyarakat. Dengan kerja sama dan sinergi yang kuat, kita dapat menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan,” terangnya.
Ketua Yayasan Al-Jihad mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada lembaga pendidikan ini. Ia mengajak untuk terus berjuang dan berkolaborasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
“Semoga Allah meridhoi langkah dan perjuangan kita dalam membangun lembaga pendidikan ini dan mari kita sonsong masa depan yang lebih cerah untuk generasi emas yang lebih baik.” tutupnya.
Pawai Taaruf dilepas secara resmi ditandai dengan pengguntingan tali pita oleh Ketua Yayasan yang didampingi oleh Pengurus Harian Yayasan, Para Kepala Lembaga Pendidikan dan Wali Santri yang turut ikut hadir membersamai.
Kegiatan Pawai Taaruf juga di selingi dengan pengumuman dan pembagian hadiah bagi peserta pawai dengan busana atau kostum yang unik dan menarik. (*)
Disclaimer: Artikel ini adalah milik Media Yayasan Islamiyah Al-Jihad Islamic Center. Segala bentuk penyalinan tanpa izin dilarang. Hak cipta © 2026.

Nursiri: Al-Jihad Bukan Sekadar Lembaga Pendidikan, Tapi Bagian dari Hidup Saya
Haflatul Imtihan Al-Jihad: Pendidikan Islam adalah Benteng Terakhir Moral Generasi
Mengikuti Jejak Tarekat Naqsyabandiyah di Ketapang





