Ketua Yayasan Drs. H. Satuki Huddin, M.Si , menyampaikan komitmen Al-Jihad untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM agar dapat memberikan Pendidikan dan pengajaran yang maksimal kepada peserta didik di setiap jenjang pendidikan di lingkungan Yayasan Al-Jihad Ketapang.
Hal itu Satuki sampaikan dalam sambutannya pada acara Pelepasan dan Penyerahan Kembali Siswa-siswi Kelas IX SMP Al Jihad Ketapang, tahun ajaran 2024/2025, Sabtu (14/06/2025). Ia juga menekankan pentingnya kemitraan dengan pihak manapun untuk bersinergi dalam rangka melengkapi fasilitas fisik maupun non-fisik Al-Jihad.
“Al-Jihad terus membangun kemitraan dengan pihak manapun untuk bersinergi dalam rangka melengkapi fasilitas fisik maupun non-fisik Al-Jihad agar fasilitas ini semakin memadai dan bisa dimanfaatkan oleh para peserta didik,” ujarnya.
Ketua PCNU Ketapang (2019-2024) ini juga berupaya mewujudkan output peserta didik yang berkualitas, berkarakter, berdaya saing, dan berakhlakul karimah sebagai bentuk pembuktian dan kontribusi secara konkrit kepada Pemerintah Daerah Ketapang untuk mencetak serta mewujudkan SDM yang unggul dan berdaya saing.
“Al-Jihad ini rumah bersama dan untuk semua golongan. Agar keberadaan Al-Jihad ini bisa dirasakan kebermanfaatannya oleh siapapun,” tambahnya.
Bukan tidak mungkin, lanjut Satuki, jika ke depannya Al-Jihad akan mendirikan Perguruan Tinggi, dan untuk mewujudkan niat baik itu semua perlu kesadaran secara kolektif dan bantuan dari semua pihak.
Ketua Yayasan juga mengucapkan terima kasih kepada semua unsur tenaga pendidik dan kependidikan yang masih terus istiqomah dalam mendidik, mengajar, dan membimbing anak-anak meskipun di tengah-tengah program pemerintah pengadaan PPPK yang menjadi momok bagi lembaga pendidikan swasta.
“Meskipun di tengah-tengah program pemerintah pengadaan PPPK yang tak terjamahkan oleh lembaga pendidikan swasta, tapi kalian semua tak pantang menyerah dan merasa iri terhadap rekan-rekan lainnya yang telah diangkat sebagai PPPK di lembaga pendidikan yang berstatus negeri,” ujarnya.
Permohonan maaf ia sampaikan, jika sampai saat ini yayasan belum bisa meningkatkan kesejahteraan guru-guru yang mewakafkan dirinya untuk membangun Al-Jihad ini bersama.
“Kami sampaikan permohonan maaf jika sampai saat ini yayasan belum bisa meningkatkan kesejahteraan guru-guru yang mewakafkan dirinya untuk membangun Al-Jihad ini bersama,” tambah Satuki, yang pernah menjadi guru Agama Islam selama kurang lebih 15 tahun di SMA Negeri 2 Ketapang .
Kedepan menurut ketua yayasan, pihaknya mengagendakan rencana kerjasama Al-Jihad dengan beberapa kepala Desa di bidang pendidikan. “Al-Jihad akan bekerjasama dalam bentuk MoU bersama Desa-Desa di bidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” ujarnya.
Acara pelepasan dihadiri Pengawas SMP Al-Jihad dari Dinas Pendidikan Ketapang Rustam, M.Pd., Camat Benua Kayong Hairol Raji, S.Pd., M.A.P., Lurah Mulia Kerta Uti Sukanda, M.A.P, para pengurus yayasan Al-Jihad, serta orang tua dan wali siswa. (*)

Disclaimer: Artikel ini adalah milik Media Yayasan Islamiyah Al-Jihad Islamic Center. Segala bentuk penyalinan tanpa izin dilarang. Hak cipta © 2026.

Pelepasan Murid PAUD Al-Jihad: Awal Langkah Menuju Masa Depan Gemilang
Khutbah Jum’at: Pergantian Tahun dan Kesadaran Waktu dalam Perspektif Islam
Tim Assesor BAN-PDM Kalbar Adakan Visitasi Akreditasi SMP Al-Jihad Ketapang





